PERILAKU KONSUMEN by: Kanzi N.S (degree of economic future )
Penjelasan :
Seorang pemuda membeli gitar akustik.
Dalam bagan dapat diperhatikan sebagai berikut : Pemuda tersebut pergi
berbelanja di toko alat musik yg khusus menjual gitar(stimulus). Pemuda ini tdk
banyak mengetahui tantang gitar ,dan belum pasti gitar apa yg akan dia
beli,(stimulus embiguiti). Pemuda itu masuk ke dalam toko dan mengajukan pertanyaan kepada pelayan toko mengenai gitar (overt search), oleh pelayan di berikan
booklet tentang berbagai macam gitar , pemuda itu mendapatkan informasi
mengenai gitar (timbul perhatian , attention). Karena hanya sebagian saja yg
dapat di ingat oleh pemuda tersebut,maka dalam proses memory terjadilah
perceptual bias. Pemuda itu akan mengigat informasi lebh baik apa bila pemuda
itu benar-benar menginginkan gitar tersebut atau jika sebelumnya dia banyak
bertanya tentang gitar (hal ini
merupakan exogenous variables). Tahap berikutnya merupakan formasi dari sikap (attitude)
.hal ini di rangkaikan dengan keriteria memilih (choice criteria) dan memahami
merk (brand comprehension). Kemudian peuda itu mempunyai kekuatan sikap pada suatu merek gitar. Hal ini
bergantung pada pemahaman tentang berbagai macam merek gitar yg berbeda-beda
(confidance), dan dia dapat menentukan apakah dia akan membeli gitar tersebut yg sesuai dengan keubtuhnnya (intention) ,jika dia mengetahui tentang berbagai
macam gitar, maka ia dapat merencanakan untuk membeli gitar tersebut (output
:purchase), apabila pemuda itu membeli gitar tersebut sesuai denganyg di
harapkannya , maka pemuda itu akan mendapatkan kepuasan (satisfaction).
Dalam
model perilaku konsumen ini terdapat informasi exogenous variables yg terdiri
dari poses pengamatan dan proses belajar (learning processes).
Variabel proses pengamatan (peceptual processes)
terdiri ari:
1. Perhatian, merupakan reseptor-reseptor indera yg
mengendalikan penerimaan informasi.
2. Stimulus ambiguity, yaitu ketdak pastian yg diamati
dan tidak adanya makna dari informasi yg
diterima.
3. Perceptual bias (penyimpangan pengamatan), yaitu
suatu distorsi dari informasi yg diterima.
Jakarta 28 April 2016
0 comments:
Post a Comment